Investasi ebook

Dari sebuah komentar di sebuh blog, yang kebetulan cukup panjang jadi untuk mudahnya disingkat saja seperti berikut:
BILA INGIN KAYA, TULISLAH & JUALAH BUKU TENTANG BAGAIMANA MENJADI KAYA. MAKA AKAN BANYAK ORANG YANG TERTARIK UNTUK MEMBELI BUKU ANDA. SEHINGGA ANDA AKAN MENJADI KAYA BENERAN
Komentator menuliskan kalimat tersebut setelah lebih dulu postingan yang menawarkan ebook tentang salah satu bentuk investasi.  Dan seperti biasa yang namanya tawaran pasti ditaburi aneka bumbu penyedap. Seperti diketahui taburan bumbu tersebut seringkali berlebihan dan sama sekali tidak masuk akal.

Dah, ebook yang ditawarkan adalah tentang cara berinvestasi. Kabarnya si komentator tadi telah membeli ebook dengan harga yang lumayan fantastis dan kecewa dengan isinya karena sama sekali bukan hal baru dan semua iklan yang ditampilkan sebagai testimoni ternyata tidak masuk akal. Kemudian intinya beliau membuat pernyataan bahwa yang pasti kaya dengan ebook adalah para pembuat ebook itu.
Hebatnya dengan banyak "bukti" yang rasanya logis si komentator itu memberi contoh para tokoh yang selalu mencitrakan diri sebagai motivator dengan bukti kekayaan, kebanyakan kekayaannya adalah hasil menjual ebuk dan memberikan training. Bukan dari investasi yang diajarkannya. Emas, properti, atau apapun juga tidak terlalu memberikan penghasilan hebat kepada si motivator. Penghasilan besarnya selalu dari jual ebook, royalti, dan ngajar.
Dia juga memberikan bukti dengan baik bahwa pendapatnya selalu dikritik sebagai tidak bersedia maju, tidak terbuka pemikiran, tidak pandai mengelola resiko dan tuduhan negatif lainnya. Sementara data dia tentang sumber kekayaan para motivator itu yang ternyata berasal dari jual buku dan ngajar tidak di counter tidak juga di amini.
Diskusi berhenti karena memang benar bahwa cara terbaik untuk kaya adalah dengan menjual ide bagaimana menjadi kaya bisa melalui ebuk, atau training dan biasanya kombinasi keduanya. Termasuk juga para motivator yang menawarkan seminat gratis. Semuanya di akhir seminar gratis itu selalu menawarkan buku dan tentu saja dari penjualan buku itulah yang menjadikan para motivator itu bisa memamerkan kekayaan.